Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts

Monday, 22 July 2013

Google Doodle turut merayakan Hari anak nasional





JAKARTA – Seakan tak mau melewatkan kesempatan, hari ini raksasa pencari mesin turut serta merayakan Hari Anak Nasional (HAN) pada 23 Juli 2013. Hal itu dapat dilihat dari desain dekoratif logo unik atau biasa dikenal sebagai Google Doodle yang menghadirkan dua orang anak berseragam di halaman situsnya.


Doodle mengganti huruf ‘O’ pada logo Google menjadi gambar dua orang siswa sekolah dasar sedang bergandengan tangan. Di mana, siswa perempuan mengenakan seragam pramuka dan siswa laki-laki berseragam putih-merah.


Dalam logo tersebut, terlihat kedua siswa itu berwajah ceria dan tertawa. Hal ini tentu sesuai dengan tema yang diusung pada HAN 2013, “Indonesia yang Ramah dan Peduli Anak Dimulai Dari Pengasuhan Dalam Keluarga”.


Tema yang diusung kali ini menyentil naluri kita bahwa anak merupakan generasi penerus cita-cita perjuangan bangsa. Sehingga, anak sejak dini perlu diberikan bekal keimanan, kepribadian, kecerdasan, keterampulan dan semangat kebangsaan agar dapat tumbuh serta berkembang menjadi manusia yang berbudi luhur.


Dikutip dari Wikipedia, hari anak jatuh pada tanggal yang berbeda-beda di seluruh penjuru dunia. Contohnya, Hari Anak Internasional diperingati setiap 1 Juni. Sementara, Hari Anak Universal dirayakan setiap 20 November.


Di Indonesia sendiri, Hari Anak Nasional diselenggarakan setiap 23 Juli sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984 tanggal 19 Juli 1984. Adapun tujuan dari semua penyelenggaraan Hari Anak ini adalah untuk menghormati hak-hak anak di mana pun mereka berada.  (SOURCE)

Saturday, 29 June 2013

Mnet Countdown reportedly canceled?




Satu lagi konser super megah yang akan diadakan di Indonesia tanggal 3 juli bulan depan, MCountdown. Konser ini merupakan konser pertama yang diadakan di Indonesia, setelah sebelumya telah sukses digelar di Jepang, Thailand dan Taiwan. Namun, kabar mengejutkan muncul di salah satu situs korea Allkpop.com yang mengabarkan bahwa konser super megah ini batal diselenggarakan. Klik link berikut untuk info selengkapnya 


Saturday, 1 June 2013

Keep the sapphire blue shines in the world ELF ^^





Bulan Juni mulai mekar hari ini, ada yang bahagia di awal bulan ini ada pula yang nampaknya sedih dan galau di awal kisah bulan Juni. Salah satu hal yang membuat bahagia bulan ini untuk para K-popers dan ELF tentunya adalah digelarnya SUPER SHOW 5 di Jakarta tanggal satu dan dua Juni *YEYYY, dan hal yang menyedihkan yang harus diterima dengan ikhlas oleh para ELF adalah "Gagal nonton SS5 alias SUPER SHOW 5" (T____T). Meskipun galau gara-gara gak bisa ikut menikmati keseruan di MEIS sebagai ELF tetap harus support uri oppadeul :). Seperti cerita ELF yang satu ini silahkan diklik (CONTINUE TO READ)



Thursday, 18 April 2013

"Orang Muda Jangan Jadi Beban Bagi Bangsa"


DEPOK - Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) mengajak seluruh kaum muda untuk optimistis saat terjun ke dunia kerja. Muhaimin juga membagi sejumlah tips bagi para mahasiswa saat menjadi pembicara dalam seminar Youth Public Lecture dengan tema "Partisipasi Pemuda dalam Meningkatkan Kualitas Tenaga Kerja Indonesia".

Menurutnya, berbagai strategi pengembangan kompetensi kaum muda di antaranya memiliki fisik dan mental yang unggul. Kemudian, mampu mewujudkan kompetensi sosial tinggi dan bekerja dalam team work.

"Serta bisa berinteraksi positif. Orang muda, angkatan muda harus terlibat dalam pembangunan negara ini, jadi solusi, bukan jadi beban bangsa," tegasnya di FISIP UI, Depok.

Ia mencontohkan, di sisi kesehatan bidang keperawatan, Indonesia unggul dengan negara lain. Namun masih kalah jauh dengan negara Filipina hanya karena faktor bahasa asing.

"Perawat kita bagus, namun saingan kita Filipina, kita kalah dengan Filipina karena bahasa Inggris yang masih rendah, terlampau banyak rakyat kita yang pakai bahasa Jawa, dan Sunda. Kita tak boleh kalah orientasi bahasa asing dibanding Filipina," ujarnya.

Perawat Indonesia, kata Muhaimin, paling tinggi digaji Rp5 juta. Namun perawat di Timur Tengah, serta Eropa paling tinggi digaji Rp30 juta.

"Berlipat-lipat jauhnya. Tapi karena terganjal bahasa, rekrutmen kita terbatas. Karena itu angkatan muda harus mampu beradaptasi dengan dunia luar," tukasnya.

Ia mengklaim pemerintah selalu meningkatkan penyediaan lapangan kerja. "Presiden sudah kumpulkan seluruh duta besar. Dan semua kagum ketahanan ekonomi kita. Kita sendiri sebagai bangsa belum solid siapkan skenario kolektif. Masih jalan sendiri-sendiri. Skenario pendidikan, budaya, masih sendiri-sendiri, perlu konsolidasikan, dorong kesadaran kita sebagai bangsa," tandasnya. (SOURCE)


Saturday, 24 November 2012

Hitler Mati di Indonesia?



Judul :  Rahasia Yang Terkuak, HITLER MATI DI INDONESIA
Penulis :  Ir. KGPH. Soeryo Goeritno, M.Sc
Tahun :  2010
Penerbit :  Titik Media Publisher
Tebal :  121 halaman

Siapa yang tidak kenal nama Adolf Hitler, sang fuhrer, penguasa Nazi yang sangat kejam dan ditakuti, pencetus Perang Dunia II. Dalam catatan sejarah, versi terpopuler, Hitler diberitakan mati dengan cara minum racun sianida dan menembak dirinya sendiri bersama istrinya, Eva Braun, yang baru dinikahi 40 jam sebelumnya, di dalam bunker persembunyiannya pada 30 April 1945 saat Jerman diduduki Uni Soviet.

Namun demikian ternyata tidak ditemukan saksi yang melihat kejadian sebenarnya dan tidak didapat bukti bahwa tengkorak yang ditemukan adalah milik sang fuhrer karena  menurut analisis DNA, tulang tersebut milik seorang perempuan.

Dunia  mengungkapkan  beberapa versi mengenai kematian Hitler. Dimulai dari tanda-tanda kondisi fisik dan psikis Hitler beberapa jam sebelum kematiannya sampai perkiraan cara kematiannya berdasarkan tulang manusia yang ditemukan dalam bunker. Namun demikian semua itu  akhirnya mentah dengan bukti-bukti yang lemah. Maka, bisa jadi Hitler mati di Indonesia.

Dokter Sosro Husodo secara tidak sengaja membaca sebuah artikel dalam majalah Zaman No.15/thn/Minggu II-Januari 1980 yang ditulis Heinz Linge , mantan pelayan Hitler, "Cerita Nyata Hari Terakhir Seorang Diktator". Linge membeberkan beberapa keadaan fisik Hitler , diantaranya jika berjalan menyeret kaki kirinya, tangan kirinya yang mulai gemetar, dan bahwa dia bersyukur bahwa mayat dan makam Hitler tak pernah ditemukan.

Betapa terkejutnya dokter Sosro, karena dokter Jerman tua yang pernah dikenalnya di Sumbawa Besar dulu memiliki ciri-ciri seperti yang dikatakan Linge. Mulailah dokter Sosro mencari tahu di mana keberadaan Hitler, dimulai dari tempat dia mengenal dokter Jerman yang dikenal di  Sumbawa Besar dengan nama dokter Poch atau dokter Jerman, lengkapnya dr .Med.G.A. Poch.

Dokter Sosro mengungkapkan beberapa percakapannya dengan dokter Jerman tersebut, pada tahun 1960. Saat itu dia juga bertemu dengan Eva Braun yang memakai nama samaran "Gerda".  Pada tahun 1964, "Gerda" sudah  tidak terlihat yang menurut informasi  pindah ke Amerika Serikat. Tahun yang sama, dokter Jerman memeluk agama Islam dan setahun kemudian menikah dengan perempuan Sunda bernama Sulaesih.

Dokter Poch meninggal pada tahun 1970, usia 81 tahun,  di rumah sakit Karang Menjangan (sekarang RS dr Sutomo), Surabaya, saat mengantar pasien dari Sumbawa Besar berobat, dan dimakamkan di TPU Ngagel, Surabaya. Peninggalan berupa catatan-catatan  dan hari-hari yang dilalui bersama Sulaesih beserta masyarakat yang mengenalnya semakin menguatkan bahwa dialah Hitler.

Pada istrinya Sulaesih, dalam sebuah percakapan, dokter Poch mengakui bahwa dirinya adalah Hitler sang pemimpin Nazi. Antara percaya dan tidak percaya, namun Sulaesih diberi  amanat oleh suaminya agar percakapan tersebut tidak dibicarakan pada siapa pun.

Selain diceritakan  mengenai  bagaimana Hitler bisa berada di Indonesia, alasan memilih Indonesia sebagai tempat pelariannya, dan akhirnya mati dalam keadaan muslim bernama  Abdul Kohar, warga negara Indonesia, dalam buku ini juga ditampilkan beberapa foto dokumen dan keberadaan Hitler di Indonesia

Membaca buku ini juga mengulang  pengetahuan  sejarah tentang Hitler, pembentukan Nazi, sepak terjang,  dan pengaruhnya di dunia internasional.  Menarik. Dan bagi yang penasaran dan menyukai teka-teki, dapat melanjutkan mencari fakta, bukti-bukti yang semakin menguatkan, dan mengubah sejarah dunia  bahwa Hitler sebenarnya mati di Indonesia.

Peresensi: Yunita Nursyamsiah
Penikmat buku tinggal di Sleman, Yogyakarta (SOURCE)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...